Tingkatkan Kualitas SDM, ULB dan Pemkab Labura Teken MoU

Rektor ULB Assoc. Prof Ade Parlaungan Nasution, Ph.D dan Bupati Labura Hendriyanto Sitorus, SE MM bertukar cenderamata usai teken MoU di kampus setempat.

LABUHANBATU, Demokrasisumut.comTingkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), Universitas Labuhanbatu (ULB) jalin Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara. ULB sendiri menjadi kampus swasta pertama yang melakukan kerjasama dengan Pemkab Labura.

Penandatanganan nota kesepahaman tersebut dilakukan oleh Rektor ULB Assoc. Prof Ade Parlaungan Nasution, Ph.D dan Bupati Labura Hendriyanto Sitorus, SE MM, Minggu (4/2/2024) di kampus setempat.

Wakil Bupati H Samsul Tanjung, Sekda, Ketua Yayasan ULB, para dekan ULB, dan jajaran kepala OPD Labuhanbatu Utara turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Rektor Assoc. Ade Parlaungan dalam kesempatan itu memaparkan bahwa kampus ULB terdiri dari 4 Fakultas, 12 Program Studi, ditambah Program Pendidikan Guru (PPG), Program Pascasarjana Magister Hukum dan Magister Ilmu Manajemen.

Maka, melalui kerjasama ini nantinya dapat mengoptimalisasikan Sumber Daya Manusia (SDM) dari kedua belah pihak dalam rangka pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat.

“Kita terus berbenah untuk menjadi kampus unggul kedepannya, kita mampu bersaing dengan kampus di kota besar lainnya,” sebutnya.

ULB juga mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bupati beserta rombongan. Ia berharap ada penambahan mahasiswa khususnya kampus ULB yang ada di Labura.

“Disamping itu juga mahasiswa kita nantinya dapat magang dan melakukan penelitian di instansi Pemkab Labura,” jelasnya.

Bupati Hendriyanto Sitorus menyebutkan, ULB merupakan kampus swasta pertama yang melakukan MoU dengan Pemkab Labura.

Menurutnya, kerjasama dengan ULB merupakan salah satu cita-cita untuk mewujudkan visi misi Kabupaten sebagai wujud meningkatkan mutu pendidikan dan peningkatan SDM di bidang pendidikan.

“Kami yakin jika SDM nya sudah baik, maka kesejahteraannya juga pasti akan meningkat. Untuk tahap pertama kami akan alokasikan beasiswa untuk 20 orang mahasiswa baru di ULB, ini minimal dan bisa juga lebih namun akan di sesuaikan dengan kondisi keuangan daerah,” pungkasnya.

Bupati juga berharap dengan terjalinnya kerjasama tersebut bisa membangkitkan semangat masyarakat yang berstatus ekonomi rendah untuk berkuliah.

“Kalau kuliah di Medan sudah jelas biaya hidup besar, kalau di ULB apa lagi yang tinggal sekitar kampus Damuli ini pasti jauh lebih efisien, baik waktu dan biaya karena tidak perlu bayar uang makan dan uang kos,” ungkapnya.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *