Ibu di Labura Tega Menjual Bayinya Seharga 4 Jt

Redaksi
Konferensi pers di Mapolres Labuhanbatu.

LABUHANBATU, Demokrasisumut.com – Kapolres Labuhanbatu, AKBP Dr. Bernhard L. Malau, S.I.K., M.H., bersama dengan Para PJU Polres Labuhanbatu, menggelar konferensi pers Pengungkapan Pelaku tindak pidana Perdagangan Anak yang terjadi pada Minggu, (21/2) lalu di gang Gereja kelurahan Marbau dan Desa Aek Korsik kecamatan Aek Kuo kabupaten Labura.

Konferensi pers tersebut dilaksanakan pada hari Rabu, (6/3/2024) di Mapolres setempat.

Konferensi pers tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat terkait, antara lain Kadis PPA Labura, Kadis Sosial, dan UPTD PPA Labura, untuk memberikan dukungan dan koordinasi dalam menangani kasus ini.

Tersangka PN boru Hutauruk, (18) dan KT als ACIL (30) yang merupakan pelaku tindak pidana Perdagangan Anak dihadirkan pada kegiatan konferensi pers tersebut.

Kapolres Labuhanbatu menyampaikan bahwa kejadian tindak pidana Perdagangan Anak terjadi ketika KT als ACIL menawarkan pekerjaan kepada PN boru Hutauruk. PN boru Hutauruk kemudian menyatakan niatnya untuk menjual anaknya. KT als ACIL bersedia membeli anak tersebut dengan harga yang sudah disepakati sebelumnya.

Setelah kesepakatan harga, KT als ACIL menghubungi kakaknya di Kerinci Riau untuk mengadopsi anak tersebut. PN boru Hutauruk kemudian diberangkatkan ke Sibolga dan diberikan uang sebesar 4 juta rupiah.

Kedua pelaku diamankan di kantor Polres Labuhanbatu guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Atas perbuatan pelaku, dikenakan pasal 83 Jo Pasal 76 f UU No. 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan atas UU No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan anak atau memperdagangkan orang sebagaimana dimaksud pasal 2 ayat 1 UU No. 21 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *