Hasil Autopsi Pria Tewas Pasca Ditangkap Polisi

Redaksi
Kapolres Labuhanbatu Selatan AKBP Maringan Simanjuntak didampingi Kasat Narkoba serta dokter forensik RSUD Kotapinang menunjukkan barang bukti yang diamankan dari tangan FAH sebelum menyampaikan hasil autopsi di Mapolres Labusel.

LABUSEL, Demokrasisumut.comPolres Labuhanbatu Selatan bersama dokter Forensik RSUD Kotapinang mengungkap penyebab kematian FAH pasca ditangkap polisi. Berdasarkan hasil autopsi, disimpulkan bahwa korban meninggal disebabkan mati lemas atau asfiksia, yaitu adanya gangguan sirkulasi darah ataupun pernafasan.

Pasca meninggalnya FAH usai ditangkap petugas, Polres Labuhanbatu Selatan bersama dokter Forensik RSUD Kotapinang telah melakukan autopsi untuk mengetahui penyebab kematiannya.

Dalam paparannya, Kapolres Labuhanbatu Selatan AKBP Maringan Simanjuntak menyatakan bahwa penangkapan terhadap korban dilakukan pada Rabu (20/3) sekitar pukul 21.30 wib karena dugaan keterlibatan dalam penyalahgunaan narkotika.

Dari tangan korban, petugas menemukan barang bukti berupa plastik klip kecil yang berisi sabu seberat 0,18 gram netto, hp dan sejumlah uang. Korban kemudian dibawa ke Polsek Kotapinang untuk diinterogasi.

Selanjutnya saat korban akan dibawa ke Polres Labuhanbatu Selatan mengeluhkan lemas dan sesak nafas sehingga petugas memutuskan terlebih dahulu membawa pelaku ke RSUD Kotapinang untuk pemeriksaan medis.

Ketika hendak berangkat menuju RSUD, korban terpeleset dan terjatuh di lantai hingga tak sadarkan diri. Setibanya di RSUD, korban dinyatakan telah meninggal dunia oleh dokter IGD.

“Sementara personel yang terlibat penangkapan masih dalam pemeriksaan Propam,” ujarnya.

dr Nando selaku dokter Spesialis Forensik RSUD  Kotapinang mengatakan, dalam proses autopsi tersebut disaksikan oleh penyidik serta pihak keluarga korban.

Sementara dari hasil autopsi yang dilakukan, disimpulkan bahwa korban mati lemas atau asfiksia, yaitu adanya gangguan sirkulasi darah ataupun pernafasan.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *