Gegara Salah Paham, Warga di Labusel Ngaku Hendak Dibacok

Redaksi
Ilustrasi penusukan - Freepik

LABUSEL, Demokrasisumut.com – SM (26) warga Desa Asam Jawa, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan mengaku mendapat ancaman akan dibacok oleh IH (30) yang merupakan warga satu desa dengannya. Merasa resah atas ancaman itu, ia pun melaporkannya ke kepala dusun.

Saat dikonfirmasi media pada Senin (19/2/2024), Bhabinkamtibmas Desa Asam Jawa Aiptu Supriadi membenarkan kejadian tersebut. Namun hal itu hanya kesalahpahaman.

Kata dia, peristiwa itu bermula saat SM sedang berkendara sepeda motor berpapasan dengan IH yang saat itu berboncengan dengan sang istri dan diduga langsung mengatakan ancaman tersebut.

“Awalnya SM bercerita kalau IH itu ketangkap mencuri sawit, sampailah cerita tersebut ke telinganya, jadi singkat cerita jumpa pula pada saat berkendara, itulah mungkin IH tidak terima diduga menyampaikan kata-kata itu,” sebutnya.

Selanjutnya, SM mengajak kepala dusun dan bersama-sama untuk menemui IH, namun suasana justru semakin panas. Mendengar kabar tersebut, ia langsung terjun ke lokasi dan menemui keduanya.

“Kita tanya ternyata tidak ada menyampaikan bahasa ancaman tersebut, kemungkinan ada kesalahpahaman, namun kedua belah pihak saat ini sudah tenang, sudah berdamai dan tidak cekcok lagi,” ujarnya.

Atas kejadian itu, Aiptu Supriadi pun mengimbau agar masyarakat tetap rukun dan saling menjaga kamtibmas.

“Pada intinya cari informasi yang tepat dan jangan langsung mengambil kesimpulan. Mari sama-sama saling rukun, saling menghargai,” jelasnya.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *