Berita  

BNNK Labura Gelar Pameran Jenis Narkotika, Ini Tujuannya

Redaksi
Pameran jenis narkotika jelang Hani 2024.

LABUHANBATU, Demokrasisumut.com – Menjelang peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) pada 26 Juni, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Labuhanbatu Utara menyelenggarakan serangkaian kegiatan edukatif dan sosial untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya narkotika. Kegiatan ini berlangsung dari 18 hingga 21 Juni 2024 di Suzuya Mall Rantauprapat, termasuk pameran jenis-jenis narkotika dan aksi donor darah.

Pengunjung pameran BNNK.

Dalam pameran tersebut, pengunjung yang datang mendapatkan hadiah berupa mug serta gantungan kunci berlogo BNN, sebagai upaya menarik minat dan partisipasi masyarakat.

Kepala BNNK Labura, Karno Adhi Swasono, melalui Bagian Rehabilitasi yang dipimpin oleh Nurmawati Sipahutar, SKM, menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara Pra HANI, yang bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Labuhanbatu.

“Donor darah ini kami adakan selama 2 hari bersama PMI. Alhamdulillah, antusiasme masyarakat sangat tinggi dan melebihi target yang kami tentukan,” ujar Nurmawati pada Jumat (21/6/2024).

Donor darah.

Selain aksi donor darah, pameran narkotika bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai berbagai jenis narkotika dan dampak negatif dari penggunaannya. Nurmawati menjelaskan bahwa pameran ini berfungsi sebagai percontohan untuk mengenalkan jenis-jenis narkotika seperti sabu dan ganja, serta mengedukasi masyarakat tentang bahaya penggunaannya.

“Pameran ini semacam percontohan untuk mengenalkan jenis-jenis narkotika. Kami edukasi dan sampaikan apa saja bahayanya, tujuannya agar masyarakat mengenali dan menjauhi barang haram tersebut,” katanya.

Ia juga berharap wilayah Labuhanbatu Raya, yang meliputi tiga kabupaten di bawah pengawasan BNNK Labura, dapat terbebas dari peredaran narkotika. Untuk mencapai tujuan ini, pihaknya akan terus bekerja sama dengan seluruh stakeholder yang ada.

“Ciri-ciri yang paling mudah dikenali dari pengguna narkotika adalah perubahan penampilan, perubahan fisik, hidup yang tak teratur, peningkatan emosi, dan cenderung mengurung diri. Jadi, jika ada anggota keluarga yang menunjukkan tanda-tanda tersebut, segera laporkan kepada kami untuk direhabilitasi. Kami berharap peredaran narkotika dapat terus diminimalisir,” tuturnya.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *