2 Kepala Sekolah Diduga Terima Suap Penerimaan PPPK

Redaksi
Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut.

MEDAN, Demokrasisumut.com – Dua Kepala Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Langkat, yaitu A dari SD 055975 Pancur Ido, Selapian, dan RN dari SD 056017 Tebing Tanjung Selamat, telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi dan suap seleksi Penerimaan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Langkat.

Penetapan status tersangka tersebut telah dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi, yang menyatakan bahwa hal tersebut didasarkan pada hasil penyelidikan pihak kepolisian.

Keduanya adalah kepala sekolah di Kabupaten Langkat, dan kasus dugaan suap serta korupsi dalam tahapan seleksi PPPK ini telah terendus beberapa bulan belakangan. Polisi telah memeriksa sejumlah pihak terkait, termasuk Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat dan Kepala Badan Pendapat Daerah.

“Ya saat ini Penyidik Dit Reskrimsus Polda Sumatera Utara, menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus seleksi Penerimaan Pegawai P3K Langkat,” ujarnya.

Sebelumnya, sekitar 200 orang Guru Honorer dari Kabupaten Langkat telah melakukan unjuk rasa di Polda Sumut terkait kasus ini. Mereka menyatakan kecurigaan terhadap adanya dugaan kecurangan dalam tahapan seleksi P3K di Kabupaten Langkat pada Tahun Anggaran 2023.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *